(mimik muka tak bersahabat, datar, cuek…mengetik tuts keyboard dengan gaya angkuh dan sok)

Ternyata saia baru tahu kalo ternyata saia ini sensitif bangeettzz…hmm lebih tepatnya mudah tersinggung 😦

Seperti pagi ini, mood ku untuk hari ini sebenarnya biasa ajah, as usual laah..

Tapi kata2 dan pertanyaan2 dari seseorang membuatku menjadi tak biasa.

Yah, beberapa menit yang lalu seorang teman bertanya (ato menuduh??) berhubung saia merasa dan memang tidak pernah melakukan seperti apa yang ia tanyakan (tanya kog maksa?!) saia pun menjawab singkat “enggak.”

Bak seorang wartawan infotainment, diapun mengejarku dengan berbagai pertanyaan2 yang lumayan bikin senewen hingga membuatku menjawab dengan nada sedikit keras, “kalo kamu tahu aku, pasti kamu tau aku gak akan ngelakuin itu, males aku ma kamu.”

Dan ternyata dia bisa mengambil kesimpulan seperti itu karena seseorang, yah karena pernyataan seseorang yg lain.

“Jan**kΒ  emang dia itu!” umpatku untuk seseorang itu.

yah itulah kata2 terakhirku yang tersadis hari ini, wait wait..keknya saia mengatakan kata2 khas Suroboyo sepanjang saia hidup ini gak nyampe 5x deh…so, menjadi hal yang sangat ‘membanggakan’ (semacam award deh) jika ada orang2 yang udah pernah saia beri kata2 ‘mutiara’ itu.

Well, ada yang udah pernah saia beri kah?? πŸ˜€

Puncak kemarahan itu bukannya gak beralasan, iyah aku tahu kog batasan2 dan hal2 yang membuatku bisa ngeluarin kata2 ajaib itu.

Dan dia udah menyentuh bahkan melewati batasan2 itu.

  1. Saia tidak suka dituduh (apalagi untuk hal yang benar2 gak saia lakukan)
  2. Saia amat sangat kecewa (yg berlipat2) jika yang menuduh itu adalah orang terdekat saia dan/atau orang yang saia percaya
  3. Jugaa… saia gak dipercaya ma orang yang saia percaya dan juga (katanya) mempercayai saia tapi kenyataannya gak terlalu (nah lho..bingung tak??hehee)
  4. n the last… saia udah bilang jujur (pake sumpah malah) tapi dia disana masih bernada gak percaya bin curiga binti mempertanyakan kebenaran kata2ku.

Arrgghh…!!!

Ya sudahlah lihatlah saia sekarang yang marah (tapi masih bisa tersenyum?) dan bersikap gak peduli.

eniwe, kalo saia marah tapi masih teriak2 bahkan maki2 itu berarti saia masih peduli.

Tapii..kalo saia sudah bilang gak peduli dan cuex bebex brarti nama dia udah tercabut outomatically dari otak saia. Tapi ne temen saia gak nyampe segitunya siy..

Yah saia masih bisa memaklumi lah kalo dia kek gitu karena banyak pikiran kali ea.

well i hope so…

oke okee..saia butuh waktu untuk menenangkan diri dan mencari seribu alasan yang baik kenapa dia dan dia bersikap kek gitu.

Moga gak lama pencarian ini (hadoohh…gayakuu)

Ternyata saia ini… sensitif!

^

^

u/ seseorang, yg mungkin gag merasa udah menyakiti tp aku mavin km kog πŸ™‚

March 3, 2009 @10:36 AM

UPDATE

Dengan ini saia menyatakan bahwa sejak hari Jumat, 6 Maret 2009 pKl. 19.00 WIBΒ  saia sudah memaafkan segala kekhilavan2 dari dia atopun dia…

thx to Tita 4 uR suggestion sist πŸ™‚