Akhir-akhir ini…


uhmm..tepatnya selama 2 minggu terakhir,

selalu teringat2 mati deh..oke, mati mang hal yang pasti bagi makhluk yang bernyawa.

Sadar sesadar-sadarnya saia kalo tentang itu mah..

Tapii…

Yang bikin aku akhir2 ini inget mati dan kehidupan setelahnya itu alias di akhirat nantinya…pertanggungjawaban atas apa yang aku lakukan di dunia ini.

Aku mencoba flashback, heemm…rasanya sangat sedikit sekali hal baik yang aku lakukan…

Berapakah tabungan amalku?

Apa aku sudah menjalankan perintah-Nya?

Apa aku menjauhi larangan-Nya?

Apa aku mencintai-Nya?

Apa aku mencintai Rasul-Nya?

Apa aku sudah menjaga amanah-Nya?

Ada ketakutan hebat yang aku rasakan setelah mencoba sedikit introspeksi😦

Tuhan, ternyata Astri ini hamba-Mu yang banyak sekali dosa, khilaf, kesalahan…

Astri penuh kemunafikan…

Kalau saja selama ini aib ku Kau tunjukkan ke manusia lainnya…

Duh Gusti…alangkah buruknya saia…

Pastilah Astri menjadi makhluk-Mu yang paling nista..dan terhina…

Tapi..

Karena Kau Maha Pengasih dan Penyayang (termasuk kepadaku, hamba-Mu yang penuh dosa ini) Kau masih menutup aib itu…

Astri mau berubah Tuhan…

Mau menjadi hamba-Mu yang selalu memperbaiki diri, yang belajar dari kesalahan, yang mawas diri, yang santun, yang mampu menjaga amanah, yang tak sombong jika mampu dan tegar kala miskin,

Astri mau belajar Tuhan…

Astri sudah jengah dengan hidup sekarang ini…

Muak dengan kelakuanku…

Jadikan niat untuk berubah ini istiqomah Tuhan,

Jadikan ini tak sekedar sesaat tapi selamanya sampai Kau minta jiwa ini kembali…

Ternyata benar Tuhan…

setinggi2nya jabatan manusia, sebanyak apapun kekayaan manusia, secantik dan setampan apapun fisiknya, jika tak ada tempat untuk-Mu di hati maka hidup rasanya akan hampa dan kosong, selalu dan pasti ada yang kurang…

Seperiku sekarang ini…

Astri rindu yang teramat sangat ma Astri kecil dulu,, ketika masih SMP dan diawal masuk SMA…

Dulu, masa2 itu…

Aku tak sejauh ini dengan-Mu…

Bukan, tentu bukan Kau yang menjauhiku karena Astri yakin Kau tak pernah meninggalkan makhluk-Mu bahkan untuk sedetik…

Aku Tuhan yang menjauhi-Mu, karena terlena dengan dunia ini, yang sebenernya aku tahu bahwa semua ini semu…fana…sementara…

aku mau kembali ke masa itu Tuhan…

Ketika shalat tak pernah aku tinggalkan bahkan ketika dalam keadaan terburukpun (buruk disini ialah ketika dulu selama 3 bulan aku nggak bisa jalan)

adzan menjadi suara yang aku tunggu-tunggu,

Ketika Ramadhan menjadi saat2 yang dinanti…dan kehilangan ketika berakhir…

Ketika membaca firman-Mu menjadi keharusan yang menyenangkan…

Dan 1 Syawal benar2 menjadi suatu hari kemenangan yang sebenernya,

Tapi sekarang Tuhan…

Engkau pasti tahu…

Aku yang…

tak bisa menjaga tiang agama dengan benar,

tak ‘sesenang’ dulu menyambut Ramadhan-Mu,

tak seikhlas dulu menjalankan perintah-Mu,

dan Idul Fitri yang berjalan seperti hari2 biasa…

Bahkan aku sudah lupa Tuhan kapan terakhir aku membaca firman-Mu…

Kitab-Mu…

Al-Qur’an yang aku biarkan di sudut lemari itu..

Tak pernah tersentuh…

Hingga debu2 senang bermain-main disana…

aku malu Tuhan…

Malu pada-Mu…

Malu pada diriku sendiri yang mengaku Islam tapi tak bisa menjalankan keIslamanku dengan penuh tanggung jawab…hanya sebatas KTP dan karena keturunan.

Rabb…

Lihatlah Astri, hamba-Mu yang penuh dosa ini…

Yang ingin memperbaiki diri ini…

Datang kepada-Mu… mencoba membuka pintu-Mu yang sekian lama tak aku hiraukan…

Mohon petunjuk-Mu, selalu…

Tetapkanlah, kuatkanlah niat ini…

Karena Kau lah yang Maha Berkehendak.

*

*


Terimakasih ya Allah karena masih mau mendengarkan Astri…🙂

**

Tidak dikatakan dosa kecil jika dilakukan berulang kali dan tidak termasuk dosa besar jika bertaubat

**


March 13, 2009 @4:13 PM




Chrisye feat. Ahmad Dhani

-Jika Surga dan Neraka-

Apakah kita semua,

benar-benar tulus menyambah padaNya?
Atau mungkin kita hanya,

takut pada neraka, dan inginkan surga

Reff:
Jika surga dan neraka tak pernah ada,

masihkah kau sujud kepadaNya?
Jika surga dan neraka tak pernah ada,

masihkah kau, menyebut namaNya?

Bisakah kita semua benar-benar sujud,

sepenuh hati?
Karena sungguh memang Dia,

memang pantas disembah,

memang pantas dipuja.