Laki-laki itu,

datang…

kemudian menghilang tak bersuara

Meninggalkan luka

Disini, aku menatap jejak itu

Jejak yang tenggelam bersama fajar

Harusnya aku berlari mengejarnya

sayang,

ego mengalahkan kata hati!

teronggok sesal tanpa arti…

*****

us3- 2006

Sekali saja biarkan aku memandangmu

Mengucapkan kata-kata rindu

Melingkarkan lenganku di lehermu

Menyanyikan lagu dengan merdu

Menyatakan cinta padamu

Menghargai bila kau tak menerimaku

uhmm…

Sekarang aku bahagia

Karena tahu kau ada

Menjalani semua dengan tawa

Esoknya semua berubah

Membawa rasamu sirna

Tawamu terasa hampa

Menatapku dengan hina

*******

us3- akhir thn 2006

*******

Memudarkanku untuk kembali ke dunia

Aku ingat,

hanya khayalan memenuhi rasa

tentang dirimu yang menatap penuh makna

jadikanku wanita bahagia

Mengejar impian tertunda

Menunda harapan hampa

Hamparan angan

Mengangan sempurna

Seolah kau mengikuti gerakku

Aku melambatkan langkah, menunggumu…

Mencari harum itu

Disini kau menuntunku

Bagaimana jika bukan kau?

Mungkin hanya satu pilihan

Mencoba bukan yang lain

Dan tak ada yang lain…

**

us3- 20 Juni, 2007

*****

====================================================

(pas bongkar2 lemari di selah2 tumpukan buku lamaku terselip selembar kertas berisi coretan2 puisi picisan itu😀 waaahh…jadi menerawang jauh ke masa lalu deeh….haks2…menggelikan deh kalo diinget-inget, abis melow banget dulu saia ini…hehee, well..selamat menikmati puisi picisan bin ‘nggilani’ karya saia dulu ketika sedang patah hati.. :)  )

March 16, 2009




*********