Alhamdulillah…

udah hari Senin lagi^^

Moga hari ini berjalan indah dan menyenangkan, amiin..

***

hmmm… liburan Sabtu-Minggu di Malang kemarin amat sangat berkesan bener loh hehheee…

Dimulai di hari Jumat ku, selepas kerja (pkl. 17.00 WIB) dengan tergesa aku pulang ke kos, packing2 seperlunya dan kemudian go to Malang😀

Perjalanan berlalu dengan amat lama sekali karena (gak biasa2nya) bis nya penuuuuhhh banget..beuuhh…hehhee

Tapi yah namanya ajah bis ekonomi mau gak mau yah harus rela desak-desakan atau dusel-duselan kalau bahasa Jawa nya😀 kalau gak ikhlas desak-desakan mending naek yang PATAS (no..no..no…mending buat beli coklat atau es krim 5 biji deehh hehehee…mahal cing!)

Tapi eniwe untung aja aku (si mantan preman, hahhaa) udah terbiasa hidup penuh ‘kekerasan’ jadi dusel-duselan di bis??? aahhh cemeeeeennn…hehee😀

Hampir nyampe kota Malang, uhmm kira-kira saat itu aku udah di Purwosari, aku sms yanda, seperti biasa minta jemput, tapi karena ada satu dan banyak hal dia dengan berat hati gak bisa menjemputku, terus aku sms adek ku, hmmm ndak bisa juga cz dia lagi ke nikahan temennya, tak patah arang akupun sms koko, hehee… dia pun juga gak bisa jemput..hehhee..kasian deh akuu :))

Walaupun sebenarnya masih ada target ‘ojekan’ (hahhaaa) tapi aku urungkan cz tiba-tiba dan selintas kepikiran buat jalan kaki dari terminal ke rumah ku…hmmm jaraknya sekitar 5-6 KM deehh..hehhee

asoyy banget lah jalan di tengah kota malam-malam, sendirian pula hehheee

“Apa gak takut digangguin tuh malem-malem jalan sendirian?”

“Enggaklah… itu kan jalanan rame..kalo sepi jelas gak akan berani ambil resiko aku…” (kataku menghibur diri sendiri)😀

Intinya sih, sepanjang perjalanan itu banyak banget pelajaran-pelajaran kehidupan yang aku dapetin deh. Oh iya, ada satu pengalaman yang buatku sangat berkesan (moga bisa diambil pelajaran bagi yang laen🙂 ). Waktu itu aku berjalan di depan segerombolan laki-laki muda yang sedang nongkrong2 usia mereka kisaran 20-25 tahun. Agak ciut juga nyaliku melewati mereka, tapi untunglah mereka cukup baik. Terdengar saling bersahutan bilang “Assalamualaikum…” sambil cekikikan gak jelas😀

Teringat peristiwa beberapa hari sebelumnya, ketika aku melihat ada satu cewek usia SMA yang memakai hot-pans dengan kaos ketatnya, berjalan sendirian melewati kumpulan lelaki. Ya Allah, samar aku mendengar teriakan-teriakan bersahut-sahutan sambil siul-siul bernada hampir melecehkan si gadis (walaupun hanya sebatas kata-kata). Sebagai seorang perempuan mendengar kata-kata itu ingin rasanya nimpuk mereka pake kursi saja😀 *preman mode: on*

Membandingkan dua peristiwa itu membuatku bangga sekaligus bersyukur karena aku bisa tergerak hati untuk mengenakan jilbab dengan kesadaran penuh🙂

Terima kasih Rabb…

Dari peristiwa sederhana (???) itu bisa jadi pembuktian atas firman Allah,

“Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu serta para wanita kaum beriman agar mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka mudah dikenal dan tidak diganggu orang. Alloh Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (Al Ahzab: 59).

Sungguh benar semua yang Allah larang dan Allah perintahkan adalah semata-mata untuk kebaikan kita sebagai manusia, sebagai hamba-Nya🙂

Sebenarnya banyak sekali pelajaran di sepanjang perjalanan itu ada rasa syukur tak terhingga atas segala nikmat dan rejeki yang selama ini aku terima kesadaran yang seketika muncul ketika melihat tukang parkir yang sibuk merapikan kendaraan, pemulung yang membawa karung berisi penuh sampah-sampah, anak-anak kecil yang mengamen di lampu merah. duhh Rabb…untuk selama ini, apa saja yang aku lakukan? selama ini keluhan apa saja yang aku sampaikan? dan… Nikmat mana sajakah yang aku dustakan?😦

Aku malu membandingkan segala kemanjaan dan ketidakbersyukuranku dengan perjuangan mereka Rabb…😦

sesungguhnya aku benar-benar manusia yang sangat tidak bersyukur😦

Selanjutnya, mulai detik ketika kesadaran itu muncul, aku mau selalu bersyukur untuk nikmat-nikmat yang Allah berikan buatku, nikmat hidup, nikmat memiliki orang tua lengkap, sodara lengkap, tetangga-tetangga yang baik, teman-teman yang baik, pekerjaan yang baik, dan semuanya mulai dari hal kecil sampai besar yang udah Allah amanahin buatku…

Tengkyu Allah^^

***

Jumat malam itu nyampe rumah sekitar pkl. 21.30 WIB.

Dengan muka memerah dan bercucuran keringat *lebay* akupun menjatuhkan diri di tempat tidur…waw rasanya enyaaakkk sekaleeee hehhee^^

Setelah melepas kecapekan beberapa menit akupun dengan berat hati dan raga karena (terpaksa) harus melangkahkan kaki ke kamar mandi, menjalani ritual sebelum tidur😀

zZzzzzz…..grookk..groooocckkk…zZzzzZzz -_-

***

_Hari Sabtu_

Setelah bersih-bersih rumah sekitar jam 1 siang aku mengajak sepupuku jalan-jalan ke Mall Olympic Garden (MOG), ngidam roti boy soalnya  aku hehehee…

nemenin sepupu maen^^

Disana sampai sekitar pkl. 15.30 WIB. Terus pulang, mandi, dll dsb.😀

==skip==

_Hari Minggu_

Minggu pagi sekitar pkl. 07.00 WIB aku dan yanda ke pasar minggu, refreshing pagi-pagi😀

Disana muter-muter ampe sekitar pkl. 09.00 WIB terus ke rumah yanda, sarapan, maen-maen ma keponakan kecilnya terus pulang deh…

Soalnya dia mau lihat sepakbola AREMA vs PERSIWA (1:0)😀

Sorenya berhubung dia gak ke rumahku, akupun memutuskan untuk melanglang buana lagi ke pusat kota Malang, tetap dengan sendirian hehhee…

Malampun cepat datang, saatnya mengistirahatkan badan untuk sejenak karena pkl 03.00 WIB aku kudu harus persiapan balik ke Mojokerto lagi, hmmm ‘indahnya’ masa-masa perantauan😀

Tadi pagi udara sangat segar, dengan kabut yang lumayan tebal, sesudah shalat shubuh akupun melangkahkan kaki dengan riang, menembus kabut, menantang dinginnya kota Malang xaxaxaxaaa😀

Perjalanan 2 jam ke Mojokerto seperti sebentar, lalu tak terasa sudah berada di depan komputer ini lagi, ngetik-ngetik lagi, buka Facebook lagi, buka Twitter lagi dan posting blog lagi. Lah terus kapan kerjanya nih??hehhee…kapan-kapan sajah ahahaha *becandaaaa*😀

Mojokerto, 7 Desember 2009