Sejak peristiwa pahit plus sepet plus ndak enyak yang ini juga ini lalu memulai lagi dengan sebuah perjanjian penuh air mata disini (hihii..lebay yah?)😀

Aku dan dia mulai bisa mengambil hikmah-hikmah dan pelajaran yang hampir selama 3 tahun ini selalu berulang.

Dan lihatlah… hari ini kami bisa sama-sama tersenyum lega penuh kemenangan karena bisa melalui semua peristiwa pahit yang membuat kami putus asa dan hampir menyerah.

Tapi sudahlah, biar yang lalu hanya jadi masa lalu karena yang penting aku dan dia mau belajar. Belajar untuk selalu menjadi lebih baik buat ke depan.

Semoga harapan dan rencana menuju kesini diridhoi Allah, dilancarkan dan tentu saja terlaksana dengan indah, amin…Photobucket

***

Mojokerto, 29 Desember 2009

[oia, maren sore pak Koesti Biandoko meninggal dunia dan akan dimakamkan di Cirebon, moga segala amal beliau semasa hidup diterima Allah SWT, amiin]