@4.25 PM, di kantor

Alhamdulillah… akhirnya… aku telah melewati ujian batin dan raga terberat seorang perempuan dewasa di setiap bulannya. hehehee…

Hari ini aku kedatangan ‘tamu’ bulananku [ngerti toh siapa??hohoo]. Baru nyampe kantor wes, pokoknya baru ajah buka pintu kantor terus udah merasakan insting yang mengharuskan aku ke toilet. Dan yeaahh… feelingku tepat 😀 lalu aku keluar kantor eh ke mejaku dulu dink naruh tas, ganti sepatu jadi sandal jepit, ngambil uang 10 ribu di dompet lalu meluncur ke warung depan kantor.

Sejam sejak saat itu aku mulai merasakan ‘kengerian’ meremas-remas perutku,  semakin kencang setiap jamnya dan mencapai puncak kesakitan plus pinggang rasanya mau mrotol (patah, Red.) tepat pada jam 14.00 WIB. Ya Allah… sungguh hebat rasa sakit ini Photobucket

Dan akupun tak tahan, tak tahan untuk gak menangis, tak tahan untuk gak melotot, tak tahan untuk gak berteriak-teriak histeris. Dan u know what? aku tak melakukan itu semua hahaha… yaiyalah di kantor mau teriak-teriak sambil nangis?! hell NO!Photobucket

Lalu aku melampiaskan semuanya ke musholla kantorku. Aku lari-lari dengan muka pucat dan air mata yang membendung. Nyampe musholla (sambil bawa HP 😀 ) aku tiduran disana, meluruskan kaki, merebahkan kepalaku di karpet musholla itu. Lumayan beberapa menit yang sangat berarti dan kebetulan saat itu musholla lagi sepi pengunjung (kan biasanya banyak tuh yang gy tiduran disana hehhehee)

Aku pencet-pencet HP sambil tiduran lalu teringat sesuatu. yay! aku punya catatan tentang dzikir waktu datang bulan…

Alhamdulillahi ‘alaa kulli haalin wastaghfirullaha min kulli dzanbi

(Segala puji bagi Allah atas semua keadaan dan aku minta ampun kepada Allah dari segala dosa)

Dengan muka memelas menahan perih-perih (cieehh lebay :D) aku baca dzikir itu berulang-ulang sambil membayangkan saat itu Allah gy lihat aku sambil berkata “yang sabar yah…” hehehee… bayangan yang aneh 😀

Oia aku dapat dzikir itu dari dosen Agama Islam waktu jaman kuliah dulu. Pak Hilman namanya, thx to beliau 😉

Selang beberapa menit pokoknya gak nyampe 10 menit deh sakitnya udah mulai mereda lalu aku kembali di kantor. Nyampe kantor melanjutkan chattingan ma koko hahahhaa. Dan sampai detik ketika aku mengetik di blog ini aku udah benar-benar gak merasakan sakit itu, kawan 🙂

Oia, disimpan yah bacaan dzikir itu. Moga berguna, moga bisa menjadi amalan buat bekal di akhirat kelak, amiiinn…

***

Mojokerto, 22 Januari 2010

[ah, gajiannya gak jadi sekarang..tapi Senin!!huhuu… walaupun hari ini gak jadi gajian tapi mas Rinto tetap semangat pulang kampung tuh. Yaeyalah pengantin baruuu hahhahaa. Aku ngendon di kos ajah deh, bersih2 kamar 😀 ]