Mungkin benar aku terlalu pengecut menyuarakan kata hatiku…

Atau tak bisa bersikap tegas tentang semua hal yang gak sesuai hati kecilku…

Semua itu menyakitkan, asal kau tahu…

Kadang aku memilih mundur…lari…dan tak menyelesaikan semuanya

Hanya untuk menghindari air mata

Entah air mata dariku atau darinya

Lagi lagi aku pengecut…

Sungguh aku pengecut

Lantas sampai kapan kepengecutan ini aku simpan?

Sampai jiwaku mati?

Sampai ragaku melepuh dan berbuih?

Ataukah sampai rumah keabadianku terbuka untukku?

Dan sekarang…

Apa aku masih tetap menjadi dulu

Tak menyelesaikan semuanya

Memilih memendam semuanya

Walau akhirnya harus aku yang menjadi tertuduh

Menyimpan semua sakit dan patah hati

Mengubur semua angan dan harapan

Terjatuh…

Sendiri…

Aku takut otakku menyuruhku dan menekanku untuk berkata ‘sudah…’ ‘sudahi semuanya…’

Hatiku membeku…

Dan tak ada satu orangpun yang mampu mencairkannya.