Sepertinya aku tahu apa saja yang bakalan bisa bikin aku dan dia bertengkar nantinya…

Ehm… bukan bermaksud meng-skenariokan pertengkaran hanya prediksiku saja. karena dua bulan ini banyak hal yang terjadi banyak pula perasaan yang berganti dan aku telah cukup belajar banyak hal, tentang dia bahkan tentang diriku sendiri. Tentang kata-kata, sikap, ego, dan tentang spekulasi…

Moga hari berganti hari aku dan dia bisa jauh lebih belajar dan gak mengulangi apa-apa yang tidak s\disukai. Lebih-lebih buatku, moga nantinya aku bisa lebih dewasa, jauh lebih dewasa untuk menanggapi setiap kata yang (menurutku) tak tertata darinya agar tak ada amarah yang tersimpan, moga aku juga bisa paham serta mengerti bahwa kata-kata itu adalah jujur yang tentunya dibarengin dngan suatu keinginan agar aku lebih baik, entah versi siapa…

Dan moga aku tak lagi terlena oleh janji, oleh angan-angan, oleh impian yang sangat belum mungkin terjadi, hanya antisipasi karena semua gak pasti. Mencoba meminimalisir sakit walaupun aku tak pernah tahu sakit itu akan ada atau tidak.

Entahlah…

Aku hanya bisa menjalani semua dengan sepenuh hati. Hanya berbekal satu keyakinan bahwa apabila kita memulai sesuatu dengan niat tulus dan ikhlas maka kitapun akan mendapat seperti apa yang kita niatin di awal.

Atau jika ternyata kita nggak mendapat hasil yang sesuai maka pasti ada pelajaran dan hikmah di balik itu semua. Agar kita belajar, terus belajar dan membuat kita ‘pantas’ serta layak mendapat ‘sesuatu’ yang jauh lebih baik dari yang kita harapkan. Karena dunia ini berlaku hukum karma, “apa yang kita tuai maka itu yang kita panen…”

Jadi sederhana saja, tuailah dan sebarkanlah yang baik lalu kita pasti akan mendapat yang baik. Cuma tentang waktu kapannya hanya Allah yang berhak menentukan🙂

Malang, 14 April 2010

(ini saya tulis ulang dari buku harian saya 2 tahun yang lalu, ketika saya belum menikah, kenapa saya tulis ulang disini? hehee… gak tahu😀 )