Saat itu hari Minggu tahun 2008 saya dan teman saya (laki-laki) jalan-jalan ke Surabaya dari Mojokerto.

Adzan Dhuhur kamipun mencari masjid-saya lupa daerah mana.
Setelah memarkir motor kami memasuki masjid tapi langkah saya terhenti seketika saat saya membaca papan bertuliskan ‘DILARANG MEMASUKI MASJID BAGI PEREMPUAN YANG TIDAK BERJILBAB’

Saya mematung beberapa saat lalu tersadar ketika teman saya pamit shalat dulu sambil memandang saya cemas.
‘Astri tunggu di parkiran ya..’ seruku sambil berjalan.

Yah, saat itu saya belum berjilbab. Dan papan pengumuman itu seolah melukai sisi sensitif saya.
Di parkiran itu saya terus bertanya, entah pada siapa.
‘saya ingin shalat..kenapa gak boleh masuk masjid?’

‘apa yang tidak berjilbab tidak boleh shalat?’

Saya biarkan pertanyaan-pertanyaan itu berputar bergiliran di otak saya. Tak terasa mata sayapun berembun, panas sekali.

Sampai teman saya datang dan tanpa bertanya mengajak saya ke musholla.

Sepanjang jalan saya masih bersungut-sungut, merasa tertolak dan terbuang, aih..sakit sekali.
….

….
Sampai akhirnya saya sadar bahwa tulisan di papan itu adalah jalan Allah memberi saya hidayah…
Subhanallah betapa Allah sungguh Maha Baik, memberi pelajaran dan hikmah sekaligus.

Tak berapa lama saya memutuskan berhijab. Dari kesadaran penuh tanpa pengaruh dari siapapun kecuali tulisan itu. karena Allah.

bertepatan 3tahun saya berhijab. Insya Allah istiqomah🙂

Bojonegoro, 13 Juni 2012

Hijab