Tema Kick Andy malam ini (15/2) ‘Penantian Panjang Sang Buah Hati’

Cerita pertama, menunggu selama 15tahun dgn 4x abortus.

Cerita kedua, menunggu selama 21tahun (masya Allah)😦

Cerita ketiga, Armand Maulana-Dewi Gita, menunggu selama 7thn.

Cerita yg terakhir menunggu selama 16 tahun.

Dari berbagai macam alasan medis kenapa belum bisa hamil dan berbagai upaya yg sudah dilakukan untuk mendapatkan buah hati, ada satu hal yg saya rekam dgn baik bahwa justru kehadiran seorang buah hati ada ketika kita ada pada titik ‘kepasrahan’

Ya sudahlah..mungkin memang ini jalan-Nya.

Dan benar, ketika hati kita ajak ikhlas dan berdamai dgn keadaan maka saat itu Allah akan mengabulkan doa🙂

Insya Allah..

Bukankah memang Allah Maha Tahu apa yg terbaik buat kita?

Sungguh pada kondisi ini sangat sulit bukan untuk husnudzan?

Tapi..kita ‘ditantang’. Jika kita berhasil menjaga hati tetap husnudzan insya Allah di saat itu Allah menaikkan derajat kita🙂

***

Well, teringat sayapun pernah mengalami -reflek jadi teringat-😀

Saat abortus kedua, Februari setahun lalu. Sempat beberapa saat ‘depresi’ dan menyalahkan diri sendiri. Menunggu saat menstruasi dgn tegang lalu kecewa ketika menstruasi itu benar-benar datang.

Sekitar 3bulan siklus itu berulang. Sampai akhirnya sy tersadarkan, entahlah mungkin karena doa orang2 terkasih?😀

Sy mulai bangun dan ‘memulai’ hidup,tak pernah lagi menghitung hari kapan mau mens ato tidak -ben lah,dapat mens Alhamdulillah- tetapi sy tetap berusaha lho, yg sy ingat sy rajin minum madu,habbatusauda,makan lebih banyak sayur dan jus buah serta pendekatan ke Tuhan lalu rajin gowes kemana-mana (sehari setidaknya satu jam)

Sy lebih aktif lagi mengadakan kegiatan sosial bersama teman-teman. Intinya, menikmati hidup bukan bertujuan ngebet beroleh keturunan🙂

Dan Alhamdulillah… saat di titik kepasrahan itu Allah mempercayakan kehamilan ketiga di rahim sy, enam bulan setelah sy mengalami keguguran, subhanallah…

Kehamilan pertama (dari 3 kehamilan) yang sy sambut dgn keadaan kesehatan yg terbaik (karena kehamilan 1&2 selalu diawali dgn sakit bahkan sampai opname)

Memang, Allah Maha Pembuat Skenario terbaik. Karena dari runtutan abortus tersebut sy jd byk belajar dan mengumpulkan ilmu dari manapun tentang bagaimana kehamilan yg sehat, well..bukankah Allah suka kita belajar?🙂

Jadi mau bersabar ataupun mengeluh Allah mutlak serahkan pilihan pada kita. Semoga dalam kondisi bagaimanapun bersabar adalah pilihan yg kita ambil karena jelas mengeluh tak akan merubah apa-apa, ia hanya akan menyeret kita dalam golongan orang-orang yg tidak bersyukur. Naudzubillah..

#ikhtiar dan doa harus maksimal selanjutnya serahkan pada Allah saja🙂

 

Malang, 33w

-23:05-

Gut nite!^^