Siang itu di RKZ saya mengantar suami dari kamar St. Anna 72.1 menuju toilet yang berjarak mungkin 10 meter.
Saya papah abi pelan-pelan sambil mengangkat infus, saat itu hari pertama lepas kateter (benar tulisannya? :D)
Abi masuk toilet saya menunggu di kursi seberang toilet.
Dan..waw..perut saya kenceng2 dan melilit sekali. Kontraksi palsu? Entahlah, tapi sepertinya sakit itu familiar.
Saya meluruskan kaki, mengelus perut, abi datang..cemas
Memijat pelan punggung hingga kaki saya
Dalam keadaan panik, Alhamdulillah masih ingat mengatur nafas (ilmu dari hypnobirthing dan bubid manfaat sekali)πŸ˜€
Wew..jauuhh lebih mendingan setelahnya

Setelah -agak- kuat berjalan, kami kembali ke kamar
Bergantian abi yang memapahku, dipandangi heran pasien dan penunggu lain, hihii..
Sesampai di kamar, saya yang tidur di kasur, meluruskan punggung, menghilangkan sisa sakit masih dipijat abi dengan tangan kanannya saja -karena tangan kirinya ada jarum infus-

Setelah sakit itu hilang sama sekali, kami cekikikan bareng.
Yg sakit siapa yang tidur siapaπŸ˜€

Lalu abi kembali ke posisi yang seharusnya^^

_antiklimaks yg tak tuntas_πŸ˜€πŸ˜€