Aku pingin jomblo…

wahahhahaaa…topik yang aneh :D

tapi hu uh pingin jomblo saja kalo punya pasangan tapi geje, kalo punya pasangan tapi tersiksa secara batiniah, pingin jomblo saja kalo ternyata punya pasangan bikin nangis di pojokkan kamar sambil meluk guling..huhuuu..

Pingin jomblo saja.

Nanti kalo udah waktunya nikah, biar dijodohin saja ma bapak, kan banyak tuh anaknya temen2 bapak yang high quality hohooo.

Asal seiman, asal dia lelaki baik-baik, asal setia, asal bertanggung jawab dan penyayang (nah loh kok ‘asal’ nya banyak beneerr hihiii) aku mau mau ajah…

Ndak peduli tampang wes, percuma kalo tampang bagus tapi kelakuan minus…hwaaaaaa >.<

>>tapi bukan berarti aku menolak dapat cowok cakep loh yaaaahh…asal memenuhi kriteria di atas…lanjut gan!!^^

“Tuhan, kirimkanlah akuuu kekasih yang baiiikk hatiii yang mencintai aaakuuu…apa adanyaaa” :)

[back sound: Munajat Cinta by, Ahmad Dhani]

Mojokerto, 13 Nopember 2009

Aku capeeekk..

yang ku mau hanya…

 

M.E.N.A.N.G.I.S…I.S….I.S…


smua ketegasanku menghilang kemana??mana?dimana?entah kemana.. >.<

Mojokerto, 9 Nopember 2009

Minggu maren tepatnya tgl 1 Nopember 2009 aku beserta rombongan ’senang-senang’ hehhee (ikul, didi, haris, jingga, ko andra, nda, devid, ‘en me2) pergi ke Jawa Timur Park, Batu-Malang.

Diawali dengan berkumpul di Taman Krida Budaya (Jl Sukarno Hatta-Malang) pkl. 09.00 WIB

telat-telat sedikit memang, biasa adat molor selalu jadi alasan klise hehee

tapi tak papa-lah, niat untuk teriak2 berjamaah di Jatim Park menghibur kami :D

Sepanjang perjalanan, seperti konvoi sepeda motor, kami terbagi menjadi 6 sepeda motor yang berjalan beriringan :)

Sampai di Jatim Park.

Coba tebak apa yang kita lakukan?yeaaahh…voto!! :)

patung depan pintu masuk

dan dilanjutkan ke diorama2 Indonesia dan wahana2 laennya..semua tempat kita kunjungi dreeehh..wahahaa :D

DSC00086 Jawa Timuran

DSC05555

DSC05559

Foto0209

Columbus

DSC01140

kaca raksasa

DSC05594

Flying Tornadooo..hrrrrr :D

DSC05596

mau naek Bom Bom Car, voto duluuuu ;p

DSC05581

ngantri Columbuus ><

pulang..pulaaang^^

DSC05646

yg laen udh pada tepar kami ber5 msh saja fit buat bervoto wkwkwkwk

Intinya, minggu kemarin menjadi liburan yg ajiiibbb bangeettt hehee…

Pulang dari Jatim Park, kami ber-9 mampir dulu ke warung..gilaa dari pagi ampe sore lom pada makaann hahhaa :D

Ayo teman-teman, kapan kita kemana?? *mumpung lom pada merit* xixixii

Mojokerto, 4 November 2009

Aku melihat kamu kemarin ketika memulai harimu, kamu bangun tanpa berhenti sejenak untuk berdoa.
Bahkan, kamu tidak mengucap syukur untuk makanan yang kamu peroleh, atau berdoa ketika masuk ke tempat tidur di malam hari. Kamu lupa bersyukur, aku suka kamu seperti itu. Aku tidak bisa mengatakan betapa sukanya aku melihat kamu tidak pernah berubah menjalani hidup seperti itu. Bodoh, kamu adalah milik aku.

Ingat, kamu dan aku telah bersama selama bertahun2 dan aku masih saja tidak mencintaimu. Bahkan sebenarnya, aku membencimu, karena aku benci Tuhan. Aku hanya memanfaatkan kamu untuk disetarakan dengan Tuhan. Tuhan telah mengusir aku dari surga, dan aku akan memanfaatkan kamu selama mungkin untuk membalas Dia. Kamu lihat, bodoh, Tuhan mencintai kamu dan Dia mempunyai rencana yang besar buat kamu. Tetapi kamu telah mempersembahkan hidupmu untukku dan aku akan membuat hidupmu seperti di neraka. Jalan itu, kita akan bersama dua kali. Ini akan benar2 melukai Tuhan. Terima kasih untukmu.

Aku sungguh sedang memperlihatkan kepada Dia siapa boss dalam kehidupanmu. Dengan semua waktu2 yang kita punyai. Kita telah menonton film porno, mengutuk dan memfitnah orang, berpesta pora, mencuri, berbohong, munafik, aktif dalam pornografi, makan berlebihan, lelucon kotor, gossip, licik, kurang hormat terhadap orang tua dan para pemimpin.

Ayolah, bodoh, ayo terbakar bersama selamanya. Aku punya beberapa rencana yang mantap untuk kita. Surat ini hanya sebuah penghargaanku kepadamu. Aku ingin mengucapkan TERIMA KASIH untuk membiarkan aku memanfaatkan kamu di hampir seluruh hidupmu yang bodoh dan gila. Kamu sangat bodoh, aku menertawai kamu. Ketika kamu tergoda untuk melakukan dosa, kamu menyerah dan ikut, HA HA HA, kamu membuat aku jengkel. Dosamu mulai menarik amalmu. Kamu terlihat 20 tahun lebih tua, aku butuh darah baru. Makanya, segeralah ajar anak2 kecil itu bagaimana berbuat dosa.
Apa yang harus kamu lakukan adalah merokok, minum alcohol, menipu, berjudi, gossip, berzina, dengar musik dan berjoget. Lakukan semua itu di depan anak2 dan mereka akan melakukannya juga. Anak2 seperti itu. Jadi, bodoh, Aku harus membiarkan kamu pergi sekarang. Aku akan kembali dalam beberapa detik untuk menggoda kamu lagi. Jika kamu pintar, kamu akan lari ke suatu tempat, mengakui dosamu dan meminta ampun kepada Nya, hidup untuk Tuhan pada setiap sisa hidupmu. Ini bukan kebiasaanku untuk mengingatkan orang, tetapi melihat usiamu dan dosamu, hal ini sedikit menggelikan. Aku masih tetap membencimu …

IT’S JUST THAT YOU’D MAKE A BETTER FOOL FOR GOD.

Maka ingatlah:
Quran [14:22] : Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.

(Disadur dari Article from www.islamway. com)

Mojokerto, 28 Oktober 2009

Rabb…

Pantaskah aku nanti memiliki seorang ‘imam’ di shubuhku, di dhuhurku, di asharku, di maghribku, di isya’ku?

Atau mungkin tak cuma di 5 itu… di tahajudku??

Adakah Rabb 1 saja hamba-Mu untukku?

Yang tak cuma materi dan dunia saja yang dikejar tapi juga akhirat?

Adakah Rabb?

Yang bertanggung jawab karena memegang amanah-Mu, yang mengasihi sesama karena mengharap ridho-Mu, yang tersenyum karena ketulusan?

Ada Rabb?

hmm..Engkau yang paling mengerti hamba-Mu ini Rabb…

seorang yang panjang angan-angan, pemimpi tingkat tinggi tanpa melihat ke dalam diri..apakah pantas?

yah, apakah pantas seorang yg ‘hina’ yang durjana yang sering lalai terhadap perintah-Mu ini mendapatkan seseorang seperti tadi…

Allah, aku hanya manusia biasa, bahkan mungkin manusia serakah serta egois, hanya mau yang baik-baik tapi tak pernah mampu berbuat yang terbaik..

kepada diri sendiri, kepada-Mu, kepada makhluk-Mu yang lain…Photobucket

*hari ini mood lagi mellow…entah kenapa*Photobucket

Mojokerto, 26 Oktober 2009


Seorang gadis berkata kepada ibunya,
“Ibu, engkau sentiasa kelihatan CANTIK..Aku ingin sepertimu, beritahulah aku rahasianya”
Dengan tatapan penuh kasih sayang, si ibu menjawab dengan senyuman,

“Untuk bibir yang menarik, sentiasalah mengucapkan perkara yang baik,
Untuk menyerlahkan lesung pipit di pipi, sentiasalah tebarkan senyum ikhlasmu di muka bumi,
Untuk mata yang indah menawan, sentiasalah melihat kebaikan orang lain,
Untuk tubuh yang langsing, senantiasalah sisihkan makanan untuk fakir miskin,
Untuk jemari tangan nan lentik menawan, senantiasalah menghitung doa dan pujianmu,
Untuk wajah putih bercahaya, sentiasalah membasuh mukamu pada setiap penggantian waktu (wudhu) ,

“Anakku, kecantikan lahir akan pudar oleh waktu, tetapi kecantikan perilaku tidak pudar walau kematian datang menjemputmu. .”

***

>> Pagi-pagi (waktu buka email) sudah disuguhi tausiyah keren^^

Moga yang mengirim email itu mendapat pahala dari Allah, amiin..

Jadi merasa ‘tertampar’ membaca paragraf2 itu…

Betapa tidak, kita (aku lebih tepatnya) sangat concern memperbaiki fisik, gemukan dikit udah bingung gimana caranya kurus bahkan segala cara dilakukan sampai ada yang operasi sedot lemak! Alhamdulillah aku gak pernah selintaspun terpikir melakukannya (duitnya sapa buuu..hahaa), terus wajah ada kerutan dikit ajah udah sibuk beli pelembab, krim malam, krim pagi, krim siang, krim petang (lebay) :D yaah..pokoknya enn intinya sebisa mungkin memoles yg nampak, membuat indah lahiriah gt lah..aku rasa para kaum hawa lebih paham tentang ini :D

Tapi di sisi lain…

yang lebih penting, yang lebih abadi seringkali kita (aku) kesampingkan..

Yaahh..kecantikan batiniah, kalo orang bule bilang inner beauty :D

Intinya, cantik fisik boleh tapi juga harus diimbangi ma kecantikan perilaku. Setuju kaan??moga kita senantiasa diingatkan^^

Ya Rabb… selalu bimbinglah kami untuk tidak silau oleh dunia dan yang semu yaa Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang kami berlindung kepada-Mu dari sifat munafik dan berburuk sangka, amin amiin yaa rabbal ‘alamin …


Mojokerto, 15 Oktober 2009

Sejak gempa Padang 30 September 2009 dan Jambi 1 Oktober 2009 yang lalu, banyak opini, pendapat bahkan dugaan. hmmm sempat ragu juga sempat berkata ‘iya juga yaah..’ ‘apa kebetulan yah?’ (beginilah nasib orang yg kurang ilmu seperti saya) :D dan akhirnya semua pertanyaan2ku itu akhirnya terjawab ketika secara gak sengaja buka blog fajarembun.

Pertanyaan
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Mohon pencerahan dari ustadz tentang ramainya SMS tentang kecocokan antara jam terjadinya gempa dengan nomor ayat Quran yang kelihatan ada keterkaitannya. Pertanyaannya : apakah hal ini bisa diterima atau hanya kebetulan saja. Dan bolehkah kita mempercayai hal-hal seperti ini?
Terima kasih atas jawabannya.
Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Jawaban
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kita harus mendoakan para korban dan keluarganya agar tabah menjalani cobaan dari Allah. Kita juga harus mengambil banyak pelajaran dari musibah gempa di Padang dan Sumatera umumnya. Pasti ada banyak hikmah di balik peristiwa itu. Kita yakin bahwa tiap kejadian pasti tidak lepas dari qadha’ dan qadar dari Allah SWT.

Tapi mengait-ngaitkan jam kejadian gempa dengan nomor dan ayat Quran, rasanya aneh. Saya memang berkali-kali menerima pertanyaan serupa, baik lewat SMS, email, atau pun pertanyaan langsung.

Jawaban singkatnya hal itu tidak benar dan tidak ada hubungannya. Hanya orang yang kurang wawasan dan pengetahuan dengan ilmu-ilmu Al-Quran yang mudah terjebak dengan otak-atik angka ayat dan surat di Quran.

Mengapa saya katakan demikian?
Sederhana saja, karena ternyata penomoran surat dan ayat di Al-Quran bukan ditetapkan langsung dari langit, alias bukan atas ketetapan dari Allah. Penomoran itu dilakukan oleh manusia, tentu para ulama Quran. Tetapi yang jelas kalau penomoran itu dilakukan manusia, maka nomor-nomor kode surat dan ayat itu buan termasuk wahyu dari Allah. Sebagaimana perbedaan penulisan teks Al-Quran di sekian banyak mushaf yang pasti berbeda jumlah halamannya. Jadi bukan firman Allah.

Lafadz Al-Quran itu memang dari Allah, tetapi penomoran surat dan ayat hanya buatan manusia, meski tetap berdasarkan petunjuk dari Rasulullah SAW. Tetapi penomoran itu tidak baku, sangat mungkin berbeda dan bervariasi.

Jadi sangat tidak relevan kalau dikaitkan dengan jam kejadian Gempa di Padang yang katanya terjadi jam 17.16. Kebetulan saja kalau kita buka Al-Quran pada surat yang ke-17 ayat ke-16, kita akan dapati terjemahannya sbb):

“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

Oleh mereka yang kurang paham, ayat yang bercerita tentang penghancuran suatu negeri ini ternyata dikait-kaitkan dengan gempa di Padang. Hanya lantaran nomor ayat dan suratnya cocok dengan jam kejadiannya, yaitu jam 17:16. Hmm, kok lucu ya? Kok bisa-bisanya nomor ayat dikait-kaitkan dengan jam kejadian gempa?

Kemudian, terjadi ladi gempa susulan di tempat yang sama. Konon katanya terjadi pada jam 17.58. Kalau kita buka surat ke-17, Al Israa’ ayat 58, kita akan menemukan terjemahanannya sbb :

“Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya) , melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”

Wah, kok kayak kebetulan ya, kok ngepas sekali ayat itu dengan jam kejadian gempa susulan? Kira-kira begitu kita diajak berpikir. Apalagi masih ditambah dengan info yang berikutnya :

Yang tambah bikin penasaran, esoknya terjadi gempa lain, kali ini di di Jambi. Konon kejadiannya pada pukul 8.52. Surat ke-8 itu adalah Surat Al Anfaa. Kalau kita buka ayat nomor 52, terjemahannya sbb :

“(Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutny a serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”

Tidak Nyambung

Jawaban saya tetap bahwa intinya hal itu tidak benar. Malahan sangat tidak benar Kenapa? Ada banyak ketidak-sesuaian dan ketidak-sambungan logika meski terasa sangat dipaksakan.

Bukti sederhana ketida-nyambungnya adalah ketika kita bandingakn dengan sejarah gempa lain di negeri kita. Ambillah contoh gempa di Yogya 27 Mei 2006 yang terjadi jam 05.55 pagi. Coba buka ayat Quran surat ke-5 (Al-Maidah) ayat 55, apa isinya?

“Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan salat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah).”

Tidak nyambung kan? Tidak ada kaitannya dengan gempa-gempaan atau musibah atau hal-hal sejenis. Alih-alih bicara gempa, ayat di atas malah bicara tentang sistem kepemimpinan. Mana gempanya?

Kita buktikan lagi dengan Gempa dan Tsunami di Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004. Dalam catatan kejadiannya tepat pada pukul 7:58.
Coba buka surat ketujuh yaitu Al-A’raf ayat 58, apa isinya?

“Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.”

Sekali lagi, mana gempanya? Mana mushibahnya? Mana adzabnya? Nggak ada tuh. Ayat ini sama sekali tidak menyebut-nyebut gempa atau mushibah. Jadi memang tidak ada kaitannya.

Ada begitu banyak ketidak-sesuaian, ketidak-sambungan, dan juga pemaksaan atas sebuah logika yang tidak nyambung. Apalagi kalau kita mau telaah lebih dalam lagi, maka akan semakin tidak nyambung.
Coba kita lihat fakta-fakta berikut ini :

Pertama : Al-Quran Tidak Mengenal Penghitungan Jam

Sistem penghitungan waktu yang dikenal Al-Quran hanya penghitungan hari, bulan dan tahun. Misalnya:

Al-Quran menyebut hari Jumat (QS. Al-Jumuah : 9), hari Sabtu (QS. Al-Baqarah : 65)Al-Quran menyebut nama bulan Ramadhan (QS. Al-Baqarah : 185).Quran juga menyebut lama waktu dengan hitungan bulan, seperti pada penangguhan orang yang meng-ila’ istrinya, yaitu selama 4 bulan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Baqarah : 226.

Juga masa ‘iddah wanita yang ditinggal mati suaminya, yaitu selama 4 bulan 10 hari, sebgaimana disebutkan dalam Al-Baqarah : 234). Sedangkan yang sudah menopuse masanya adalah 3 bulan, seperti disebutkan dalam At-Thalaq ayat 4.Demikian hukuman diyat salah satunya berpuasa 2 bulan berturut-turut sebagaimana disebutkan dalam Al-Nisa’ ayat 92.Menyusui dan menyapih bayi selama 30 bulan, sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Ahqaf ayat 15.

Malam Qadar itu lebih baik dari 1.000 bulan (Qs. Al-Qadr : 3)Al-Quran bercerita tentang orang yang ingin diberi umur 1.000 tahun (QS. Al-Baqarah : 96)Masa penyusuan anak idealnya 2 tahun (QS. Al-Baqarah :233)Orang yang hampir meninggal berwasiat untuk memberi nafkah kepada istri untuk 1 tahun lamanya (QS. Al-Baqarah : 240)Allah mematikan orang selama 100 tahun kemudian menghidupkannya (QS. Al-Baqarah : 259)Allah menyesatkan orang yahudi sehingga berputar-putar kebingungan di muka bumi selama 40 tahun (QS. Al-Maidah : 26)Nabi Yusuf menyarankan untuk bertanam selama 7 tahun karena akan datang masa paceklik selama 7 tahun (QS. Yusuf : 47-48)Ashhabbul Kahfi ditidurkan selama 300 tahun plus 9 tahun (QS. AL-Kahfi : 25)Usia Nabi Muh alaihissalam adalah 1.000 tahun kurang 50 tahun (QS. Al-Ankabut : 14)Sehari di sisi Allah seperti 1.000 tahun dalam perhitungan kita (QS. As-Sajdah : 5)Malaikat-malaikat dan Jibril naik  kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya 50.000 tahun. (QS. Al-Ma’arij :4)

Tapi tidak pernah sekali pun Al-Quran menyebut-nyebut ukuran waktu dengan format jam. Kenapa? Mudah saja, karena sistem penghitungan waktu dengan jam yang kita gunakan saat ini, hanya buatan manusia. Berlakunya hanya berlaku di zaman kita ini saja.

Pada saat Al-Quran diturunkan 14 abad yang lalu, manusia belum mengenal pembagian waktu yang sehari 24 jam. Di satu sisi, Al-Quran adalah kitab yang abadi, sementara penggunaan sistem waktu dan jam akan selalu berubah. Bagaimana mungkin Al-Quran menyimpan pesan yang hanya dikhususkan untuk satu zaman saja?

Di masa mendatang boleh jadi kita akan meninggalkan sistem penghitugan jam yang sekarang ini dengan sitem yang lain. Kalau sehari sekarang ini kita hitung menjadi 24 jam, boleh jadi kapan-kapan kita buat menjadi 100 jam dengan ukuran sama yaitu sehari semalam.

Atau boleh jadi kita akan menggunakan sistem jam bintang (baca:stardate) seperti yang diperkenalkan dalam serial film StarTrek. Kalau pakai stardate, gempa di Padang yang jam 17:16 itu adalah -313252.8234398783. Masih minus karena stardate baru akan dimulai pada 1 Januari tahun 2323.

Lalu siapa yang menetapkan bahwa satu hari terdiri dari 24 jam, 1 jam terdiri dari 60 menit, dan 1 menit terdiri dari 60 detik? Yang pasti ketentuan itu tidak datang dari langit sebagai wahyu. Konon besaran itu diambil dari peradaban Babylonia yang mengenal sistem penghitungan sexagesimal yang berbasis angka (60). Sedangkan istilah `jam` konon sudah digunakan oleh peradaban Mesir kuno sebagai 1/24 dari mean matahari.

Yang jadi pertanyaan, apakah Al-Quran mengakui hitungan-hitungan itu lalu menyelipkan informasi di sela-sela nomor ayat? Kok jadi mirip film X-files?

Kedua : Jam Kita Adalah Jam Politis

Selain Al-Quran tidak mengenal penghitungan waktu dengan jam, pada dasarnya sistem jam yang kita gunakan ini bersifat politis. Gempa di Padang itu hanya dianggap terjadi pada jam 17:16 kalau menurut hitungan waktu Indonesia Bagian Barat. Karena Padang itu terdapat di wilayah NKRI.

Tapi seandainya -ini hanya seandainya- kota Padang itu bukan bagian dari Negara Indonesia, tentu gempa tidak terjadi pada jam 17:16, tetapi bisa saja malah jam 18:16 atau jam 16:16. Semua tergantung kebijakan pemerintahannya.

Kok gitu?

Ya memang begitu. Mari kita buat pengandaian. Seandainya kota Padang itu bagian dari Singapura, maka kejadian gempa itu pastinya bukan jam 17:16, tetapi jam 18:16. Sebab meski letaknya lebih di Barat dari Jakarta, tapi secara kebijakan Pemerintah Singapura menetapkan jam mereka lebih dulu dari Indonesia. Kalau Jakarta atau WIB itu GMT+7, ternyata Singapura malah GMT+8.

Padahal posisi Singapura lebih ke Barat dibandingkan Jakarta. Seharusnya Jakarta lebih dulu dari Singapura. Tapi sekali lagi karena ini hanya urusan politis dua negara yang beda pemerintahan, maka akhirnya Singapura yang lebih dekat ke kota Padang malah punya jam yang lebih dulu dari jam Jakarta.

Jadi angka 17:16 yang katanya merupakan surat ke-17 ayat ke-16, kalau dikait-kaitkan dengan jam kejadian gempa Padang, tentu 100% dusta, hanyalah ilusi, hayal, dan tidak tepat. Kenapa? Karena penetapan hitungan jam itu bersifat nisbi.

Salah satu bukti bahwa penetapan jam itu semata-mata politis adalah kalau kita berada di negeri sub-tropis. Setiap ganti musim baik dari musim panas ke musim dingin atau sebaliknya, pemerintah punya kebijakan untuk mengubah atau melompat jam secara massal. Yang tadinya jam 07.00 pagi, secara massal di bawah perintah penguasa, rakyat diminta mengubah jamnya jadi jam 08.00. Heboh kan?

Konon sejarah gonta-ganti jam ini belum lama. Awalnya dimulai pada saat krisis minyak pada tahun 1970-an. Waktu krisis minyak tersebut, harga minyak menjadi berlipat ganda dan minyak pun menjadi barang langka. Berhubung minyak diperlukan untuk seluruh industri dan berbagai keperluan sehari-hari lainnya, pemerintah Swiss (dan beberapa negara Eropa lainnya, kalau nggak salah) memutuskan memajukan satu jam.

Dengan cara itu berarti negara ini menghemat satu jam pemakaian minyak, lantaran satu jam dianggap hilang. Jadi kalau ditetapkan pada tanggal sekian waktu dimajukan satu jam pada jam 12 malam, pada waktu jam menunjukkan 24.00, semua jam dimajukan menjadi jam 01.00. Ini artinya waktu antara 24.00-01.00 tidak eksis alias hilang.

Tapi kemudian `hilang`-nya waktu ini pun diganti pada waktu pergantian jam di musim dingin, dengan diundurnya waktu selama satu jam. Artinya kalau tanggal X harus ganti waktu musim dingin pada jam 12 malam, sewaktu jam menunjukkan pukul 24.00, seluruh jam diundur menjadi 23.00. Artinya waktu 23.00-24.00 berulang dua kali, dua jam. Impas kan. Ribet ya?

Tapi intinya saya cuma mau bilang bahwa penghitungan jam itu sangat nisbi dan sangat politis. Tidak layak Al-Quran memberi informasi berdasark kebijakan politis sebuah pemerintahan.

Ketiga : Sistem Penomoran Ayat Quran Cuma Ijtihad Manusia

Lafadz Al-Quran memang dari Allah SWT yang sampai kepada kita sepanjang 14 abad dengan proses periwayatan yang mutawatir. Tetapi urusan penomoran ayat-ayatnya ternyata tidak merupakan ketetapan dari Allah SWT.

Karena itulah kita menemukan para ulama berbeda pendapat dalam menetapkan jumlah total ayat Al-Quran. Ternyata jumlahnya yang konon 6.666 ayat itu malah tidak ada rujukannya. Cobalah iseng-iseng ambil kalkulator lalu jumlahkan semua ayat yang ada di 114 surat, hasilnya pasti bukan 6.666.

Lho kok?

Nah, biar mudahnya silahkan baca tulisan saya sebelumnya tentang perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang jumlah total ayat Al-quran, silahkan klik di link ini.

Perbedaan dalam menghitung jumlah ayat ini sama sekali tidak menodai Al-Quran. Kasusnya sama dengan perbedaan jumlah halaman mushaf dari berbagai versi percetakan. Ada mushfah yang tipis dan sedikit mengandung halaman, tapi juga ada mushfah yang tebal dan mengandung banyak halaman.

Yang membedakanya adalah ukuran font, jenis dan tata letak (lay out) halaman mushaf. Tidak ada ketetapan dari Nabi SAW bahwa Al-Quran itu harus dicetak dengan jumlah halaman tertentu.

Lalu apa kaitannya dengan tema yang kita sedang bahas?

Kaitannya adalah bahwa nomor ayat itu juga bersifat nisbi. Kalau angka jam digital menyebutkan 17:16, lalu dianggap itu merupakan kode isyarat nomor surat dan ayat di Al-Quran, maka nomor itu mau menggunakan versi yang mana?

Kalau pakai mushaf yang umumnya kita pakai memang barangkali ada kebetulannya untuk cocok, tetapi kita harus ingat bahwa ada berjuta jenis dan versi mushaf di dunia ini, dimana nomor surat dan ayat 17:16 belum tentu terkait dengan musibah gempa.

Keempat : Al-Quran Bukan Buku BMG

Al-Quran sejak awal diturunkan tidak pernah disebutkan mengandung informasi dunia teknologi. Apalagi hanya dikaitkan dengan nomor-nomor surat atau nomor-nomor ayat di dalamnya. Nomor-nomor itu 100% buatan manusia, sama sekali tidak datang dari Allah SWT. Jadi kalau dipercayai sebagai bagian dari wahyu, sungguh sebuah kekeliruan yang fatal.

Memang benar bahwa Al-Quran adalah kitab petunjuk, tetapi tentu saja bukan petunjuk yang terkait dengan hal-hal teknis. Kita tidak akan menemukan tatacara membangun gedung, membikin mobil, menangkap ikan, menanam padi di sawah, atau mengetahui kapan terjadi bencana alam. Jelas sekali Al-Quran tidak diturunkan untuk kebutuhan seperti itu.

Kalau Al-Quran diyakini sebagai buku referensi teknologi, berarti kita secara tidak langsung telah menuduh Nabi Muhammad SAW telah zalim atau tidak mengerti Al-Quran.

Kok gitu?

Ya, karena Nabi Muhammad SAW sebagai nabi yang sah ditugaskan untuk menjelaskan isi Al-Quran, bahkan disebutkan bahwa beliau adalah Al-Quran yang berjalan. Kalau di dalam Al-Quran itu ada info tentang kapan terjadi bencana alam, lalu Nabi SAW diam saja tidak bilang apa-apa, berarti Nabi SAW itu zalim, karena tidak memberikan peringatan dini. Itu kalau kita anggap Nabi SAW tahu semua isi Al-Quran.

Tapi kalau kita bilang bahwa Nabi SAW tidak tahu ada informasi seperti itu di dalam Al-Quran, maka kita juga telah menuduh yang salah kepada beliau. Masak ada info tentang gempa di dalam Al-Quran, Nabi SAW malah tidak tahu? Lalu buat apa jadi nabi? Nabi kok tidak tahu info dalam Al-Quran?

Lebih parah lagi, kenapa Allah SWT terkesan `menyembunyikan` info akan terjadi gempa di dalam Al-Quran? Apakah Al-Quran itu merupakan buku teka-teki? Apakah kita disuruh untuk bermain puzzle dengan nomor ayat Quran? Untuk itukah Quran diturunkan?

Betapa naifnya kalau memang begitu. Quran kitab yang agung itu ternyata tidak lebih hanya dijadikan buku teka-teki yang angka di dalamnya diotak-atik, mirip orang kecanduan judi buntut.

Astaghfirullahal- Adzhiem.
Jadi kesimpulannya, informasi bahwa ayat Al-Quran mengandung misteri terselubung yang berupa data-data akan terjadi gempa tidak lain hanyalah klenik abad 21 yang dimainkan oleh mereka yang bermental Bani Israil, karena tidak lebih dari sekedar asathir  (dongeng), levelnya sederajat dengan kisah-kisah israiliyat versi yahudi laknatullahi alaihim. Sayangnya, banyak juga yang terkecoh dengan ilusi model beginian.
Kepercayaan semacam itu sama sekali tidak memberikan nilai tambah apa pun buat Al-Quran. Malah sebaliknya, Quran jadi direndahkan selevel dengan kitab primbon atau mujarobat. Naudzu billah tsumma nauzdu billah.

Wallahu a’lam bishshawab,wassalamu’alaikum

-Ahmad Sarwat, Lc-


waw waw…dah lamma bangeett gak update! :D

terlalu sibuk kah?mungkin…

hmm sibuk apa tuh?

apa yaah..facebook an kali yaah hahaa

banyak kejadian besar di hidupku yang tak sempat aku tulis disini..di rumahku ini…

___________________________________________________________

>>tulisan di bawah ini murni coret-coretanku, jadi yakinlah banyak hal yg amat sangat gak penting disana :D …jadi alangkah lebih baik kalo tidak dilanjutkan membaca hehee^^

___________________________________________________________

Entah, kenapa setahun belakangan aku jadi tak seperti biasanya, tak seperti dulu lebih tepatnya.

yang sekarang jadi males banget baca buku dan menulis..hhhffft..

kalo dulu sumber informasi dari buku2 di Perpustakaan Kota Malang, sekarang? hmm tinggal buka internet..klik klik..tinggal tulis info tentang apa yang dicari sudah pasti dalam hitungan detik akan tersedia begitu banyaknya. Taulah mungkin karena teknologi berkembang kian pesat. Tapii..aku tetap merindukan perpus kota itu :(

nanti (gak tau kapan) ketika aku pulang ke kota Malang (maklum, perantau) aku harus memprioritaskan berkunjung ke perpus kenangan itu. yeaaahh..lebih memprioritaskan berkunjung ke perpustakaan daripada ke MATOS (Malang Town Square) ato MOG (Mall Olympic Garden) ato mungkin tempat2 shopping laennya…

wew..kenapa aku jadi menyalahkan mereka yah??hehee

jujur, aku gak tahu bakal nulis tentang apa :D

Suasana di kantor semakin membosankan, panas, sepi…

jadi akupun berinisiatif ‘menghidupkan’ kantor dengan suara ketikanku yang satu tingkat aku kerasin :D

Anyway, hari ini sudah hari Jumat, besok Sabtu, waktunya pulang ke Malang…

Sabtu besok rencananya aku dan Andi (yang aku panggil ‘meme’) rencananya akan berkunjung ke SMA Tamansiswa, SMAku dan juga SMA meme. Bersilahturahmi ke para pamong-pamong (sebutan untuk guru di Tamansiswa) karena lebaran kemarin dia (meme) gak sempat kesana. yah, intinya aku dengan senang hati menemaninya kesana gitu walaupun waktu lebaran sudah berkali kali bersalaman dengan para pamong, hehee.

Waktu salah satu temenku bertanya,

“Kenapa siy As kamu kemana mana sering banget ma dia?hati-hati CLBK lho..”

uppss..CLBK??!sempat ngakak ketika dengar kata itu :D

yeaaahh walaupun mang dulu (jaman SMA) sempat terjadi ‘apa-apa’ antara aku dan meme lalu kandas di tengah jalan (bahasakuu hahaa) tapi aku dan dia tetap berteman kok malahan makin akrab dan menyebabkan hubungan kami banyak dipertanyakan oleh teman-teman,, buatku seh terserah orang mau bilang apa yang jelas aku gak melanggar kode etik pertemanan ajah hahaa (oia, Meme ini cowok low yaahh..cuma panggilannya ajah yg kek nama cewek hehee, takutnya aku dikira lesbi :D )

walaahh kok malah cerita meme seeehh?!sudah sudah STOP tar seseorang disana jadi jealous huf huff…pisss beib^^v

heemmm…tak sabar menunggu besoookk… :D

kangen ma para pamong terutama bu Wondo ma pak Wondo, pamong yang aku kagumi sepanjang masa, hihii lebay :D

Kira-kira apa yang bakal aku temui di Malang yah?dua hari ini mimpiku buruk mulu..ketika malam tiba jadi hal horor buatku, bukan karena aku tidur sendiri cumaa..hmm apa yaahh…

Terlalu susah dijelaskan dengan kata2, pada intinya karena beberapa hari ini masalah2 serius mulai membebaniku, sedikit demi sedikit… dan aku (seperti biasa) tak mampu membagikannya pada siapapun. yah..sebenarnya tetap berbagi walaupun pada status status facebook ku, dengan menuliskannya walau hanya 1 baris kalimat. Berharap orang-orang yang katanya mengenalku bisa paham dengan semua beban itu. tapi yaahh..lagi-lagi itu hanya angan kosongku, karena nyatanya tak ada yang sepeka seperti yang aku bayangkan :’(

Sedih..??bangeet..

tapi gak pa-pa laah..setidaknya aku masih tetap bisa berbagi, lewat tulisan ini bahwa aku bisa menangis karena aku masih manusia.

Ini bukan pernyataan buat siapa-siapa, sungguh.

well, kenapa postinganku kali ini jadi ngalor-ngidul gini yah??hehee..

like i said before… terlalu banyak pikiran2 dan masalah2 di kepalaku hahaa…

Udah ah cukup sampe disitu melow melow nya :D

Oia, hari Minggu tanggal 11 Oktober besok akan ada acara halal bi halal dan penggalangan dana untuk korban gempa bumi di Sumatera Barat oleh Komunitas Peduli Anak Yatim dan Anjal. Ini event kedua yang kami adakan..hmmm moga berjalan lancar seperti event yang pertama, Rabb lancarkan dan ridhoi acara kami..amin amiinn :)

Masih bulan Syawal nih..Minal Aidin wal Faidzin!maaf lahir batin yah buat semuanya :)

Pagi pagi sudah dapat sms yg sangat amat tak menyenangkan!Photobucket

“…apa karena km punya cowok laen..?” (+6287859…. 14-Agt-2009 09:56)


Daaassshhh!!secepat kilat darah naek ke otak!kepengen banting tuh hape Photobucket…tp kok eman (sayang) hehee…

Helooooooowwwww….sadar gag seeh si pengirim ngirim sms ituu??ugh…

Dia gak salah kirim kaaann?? (tp sepertinya mang benar sms itu ditujukan ke aku…lah diakhir sms nyebut namaku hare)

Dalam catatan..riwayat..percintaanku…tak pernah ada kata aku selingkuh! big NO NO!! karena aku tahu rasanya diselingkuhin jd aku g mau ngelakuin itu ke orang lain (moga untuk seterusnya, amin)

Untukmu yg pagi2 sudah sms sedemikian rupa aku memaafkanmu en still loph yu Photobucket

Mojokerto, 14 Agustus 2009

***

Hari ini hari Pramuka sodara, teringat kenangan masa2 SD ma SMP deh jadinyaa…yuukk kemah yuuukk Photobucket

2 hari tepok pramukaa!!! prok..prok prok prookkk…prok prok prok prok prok prok proookk…!! Photobucket








Golongan darahku B, golongan darahmu apa??wkwkwkwkk…ngakak abeeesss deh baca karakteristik diatas :D

source: Golongan Darah

Halaman Berikutnya »